Bisakah pompa air bekerja tanpa listrik?

Bisakah pompa air bekerja tanpa listrik?




Bisakah Pompa Air bekerja tanpa memakai sumber daya Listrik? Jawabannya mungkin untuk sebagian besar orang yaitu tak akan Bisa atau tak akan mungkin sebab pompa air rata-rata memakai sumber daya listrik. Setelah saya berkelana di dunia maya, saya menemukan artikel mengenai Pompa Air yang bekerja otomatis tanpa listrik namanya Pompa Hidram (Hydraulic Ram). Pompa Air ini sumber tenaganya diambil dari Air itu sendiri. Pompa ini memanfaatkan “Water hammer effect” untuk menghasilkan tekanan yang memungkinkan sebagian dari air yang masuk memberi tenaga kepada pompa, diangkat ke titik lebih tinggi dibandingkan tekanan awal dari air tersebut.  Pompa Air ini Bisa membantu menaikkan air ke tempat yang lebih tinggi dari sumber air yang diambilnya. Misalkan kita ingin mengalirkan air dari sungai atau selokan ke tempat penampungan air atau kolam di rumah yang mana penampungannya lebih tinggi dari selokan atau sungai sebagai sumbernya, ilustrasinya Bisa kita lihat diagram dibawah ini.

Tutorial kerja pompa ini yaitu sebagai berikut :


Air mengalir dari sumber air (3) melalui saringan (4) dan drive pipe (2) kedalam rumah pompa (5). Sebagian air terbuang keluar melalui waste valve (1) hingga air memenuhi rumah pompa (5) . saat  rumah pompa  sudah penuh dengan air dan air mampu mendorong waste valve hingga menutup, maka air masuk kedalam air chamber (7) melalui delivery valve (6). saat ketinggian air didalam air chamber lebih tinggi dari kedudukan  check valve (9), maka udara yang berada didalam air chamber tertekan sehingga menimbulkan “Water hammer efect” dan menekan air kebawah sehingga delivery valve tertutup dan air terdorong keluar melalui check valve (9) dan delivery pipe (8). Sementara itu didalam rumah pompa (5) waste valve (1) membuka kembali karena berat dari valve itu sendiri, sehingga sebagian air didalam rumah pompa (5) terbuang keluar melalui waste valve (1) dan air mengalir kembali dari sumber air (3) kedalam rumah pompa (5) hingga akhirnya mampu mendorong kembali waste valve (1) sehingga tertutup lagi dan air masuk kedalam air chamber (7). Demikian Daur tersebut terjadi berulang-ulang sehingga terjadi proses pemompaan dari sumber air ketempat yang lebih tinggi dari sumber air tersebut.


di pompa hydram ini diameter dari delivery pipe wajib lebih kecil dari drive pipe, dan berat dari waste walve diatur sedemikian rupa sehingga tak akan terlalu berat ataupun terlalu ringan. Apabila waste valve terlalu berat, maka Genre air tak akan akan mampu mendorong waste valve supaya menutup sehingga air hanya lewat aja langsung terbuang keluar. Apabila waste valve terlalu ringan maka saat Genre air kedalam air chamber baru berlangsung sebentar waste valve sudah menutup kembali sehingga terjadinya "water hammer efect" tak akan optimal dan akan berpengaruh terhadap kinerja dari pompa.

Untuk membuat pompa Hydram ini sangatlah mudah dan tak akan memerlukan peralatan yang banyak dan bahannyapun Bisa kita dapatkan di Toko Besi atau di Toko Bahan Bangunan terdekat di wilayah kita. Untuk membuatnya saya referensikan orang yang sudah pernah bereksperimen membuat alat ini dengan bahan bahan sederhana dan murah. 


1. http://mastekop.blogspot.com/2010/09/pompa-hidram.html

2. http://jusron.faizal.web.id/2011/08/hydram-botol-plastik-dan-klep-tabo.html  









Pompa Hydram ini sangat sesuai untuk digunakan di daerah terpencil, dimana terdapat sumber air yang mempunyai tekanan rendah, sehingga diperlukan memompa air ke lokasi pemukiman yang mempunyai elevasi  lebih tinggi dari sumber air tersebut . Di kondisi seperti inilah pompa hydram (Hydram Pump) menjadi sangat bermanfaat sekali, sebab pompa ini tak akan membutuhkan sumber daya lain selain energi kinetik dari air yang mengalir itu sendiri.



Sumber: http://harisistanto.wordpress.com

LihatTutupKomentar